BULUKUMBA, SEPUTARSULAWESI.ID— Dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di sebuah rumah kosong di Desa Bijawang, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, menjadi sorotan aktivis.Senin 12 Oktober 2026
Informasi yang dihimpun menyebutkan, di dalam rumah kosong tersebut ditemukan puluhan drum dan tandon yang diduga berisi solar. Temuan itu memunculkan pertanyaan terkait asal-usul BBM, peruntukannya, serta legalitas penyimpanan bahan bakar tersebut.
Aktivis Lembaga Investigasi Perlindungan Rakyat (LIPRA), Jusman, mendesak Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba agar segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran hukum dalam aktivitas tersebut.
“Kami mendesak Polres Bulukumba agar menindaklanjuti informasi ini secara serius. Jika benar terdapat penimbunan solar bersubsidi yang tidak sesuai ketentuan, maka harus diusut tuntas dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Jusman.
Menurutnya, pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi perlu diperketat agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan di luar ketentuan.
Jusman juga meminta aparat penegak hukum menelusuri asal-usul solar yang tersimpan di dalam drum dan tandon tersebut, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas penyimpanan serta tujuan distribusinya.
Sorotan semakin menguat setelah pengelola berinisial AB disebut mengaku telah “konek dengan APH” atau aparat penegak hukum. Pernyataan tersebut perlu diklarifikasi lebih lanjut untuk memastikan maksud dan konteksnya.
Jusman menegaskan, apabila benar terdapat dugaan pelanggaran, proses penanganannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Ia juga berharap tidak ada pihak yang kebal hukum apabila terbukti melakukan pelanggaran.
Hingga berita ini disusun, dugaan penimbunan solar bersubsidi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Belum terdapat keterangan resmi yang disampaikan dalam bahan informasi ini dari Polres Bulukumba maupun pihak AB terkait dugaan tersebut.
Penulis : Andika














