BULUKUMBA, SEPUTARSULAWESI.ID— Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tambung Sisi di Desa Caramming, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, menjadi sorotan aktivis. Pasalnya, program yang disebut dibangun sejak tahun 2022 tersebut hingga kini diduga belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.Jumat 04 September 2026
Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat pembangunan Pamsimas menggunakan anggaran yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Aktivis meminta agar pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi dan keberlanjutan program tersebut.
Salah seorang aktivis dari Binpro Lidik Pro Bulukumba,Andis menilai, setiap program pemerintah yang menggunakan anggaran negara maupun daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai penerima program.
“Kalau memang dibangun sejak tahun 2022, tentu harus dipertanyakan mengapa sampai sekarang masyarakat belum menikmati manfaatnya. Anggaran yang digunakan juga harus jelas, mulai dari sumber anggaran, besaran anggaran, peruntukan hingga realisasi pekerjaannya,” ujarnya
Menurutnya, dugaan mangkraknya Pamsimas Tambung Sisi tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan. Pemerintah desa maupun instansi terkait dinilai perlu turun langsung melakukan pengecekan terhadap kondisi fasilitas tersebut.
Selain itu, masyarakat juga berhak mengetahui sejauh mana proses pembangunan telah dilaksanakan dan apa yang menjadi kendala sehingga program tersebut belum dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Dirinya juga meminta Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui instansi teknis terkait untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proyek tersebut. Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian antara perencanaan, penggunaan anggaran dan hasil pembangunan, maka hal tersebut perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai anggaran ratusan juta rupiah hanya menghasilkan bangunan yang tidak memberikan manfaat kepada masyarakat. Kalau ada kendala teknis, harus dijelaskan. Kalau ada persoalan dalam pengelolaan anggaran, tentu harus diperiksa,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih diharapkan memberikan klarifikasi mengenai status Pamsimas Tambung Sisi Desa Caramming, termasuk sumber dan besaran anggaran, progres pembangunan serta kendala yang menyebabkan fasilitas tersebut belum dapat dinikmati masyarakat.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Pemerintah Desa Caramming, pengelola Pamsimas, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan secara berimbang.
Penulis: Andika














